skip to Main Content
082 328 333 439 solichan@unimus.ac.id
Ajarkan 5 Cara Menghemat Listrik Berikut Kepada Anak-Anak!

Ajarkan 5 Cara Menghemat Listrik Berikut Kepada Anak-Anak!

Berikut ini 5 cara untuk mulai mengajarkan bagaimana menghemat listrik kepada anak-anak dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimanapun mengajarkan pelajaran hidup kepada anak-anak tidak selalu menjadi hal yang termudah untuk dilakukan. Bahkan bisa jadi hal tersebut akan semakin sulit dipraktekkan ketika konsekuensi dari pelajaran yang Anda berikan tidak secara langsung mempengaruhi mereka atau bertentangan dengan minat mereka. Kini. sudah saatnya untuk mengajak anak-anak Anda melakukan 5 cara berikut ini. Tentunya sebelum Anda melatih anak Anda, Anda harus memulainya dari diri sendiri.

  1. Ajarkan Anak untuk Mematikan Lampu

menghemat listrik matikan lampu

Mungkin sudah terlalu sering bagi Anda mengajarkan teori tentang penghematan energi kepada anak-anak. Nah, kini saatnya anak-anak diajarkan untuk mematikan lampu ketika tidak digunakan. Misal anak sedang bermain di ruang keluarga, sedangkan lampu di kamarnya masih menyala, maka ajak anak untuk mematikan lampu di kamarnya. Berikan pengertian kepada mereka bahwa dengan langkah sesederhana seperti mematikan lampu kamar saat tak digunakan, mereka bisa membantu menghemat listrik dan menyelamatkan lingkungan.

Baca juga: 20 Tips Singkat Menghemat Energi tanpa Biaya

  1. Gunakan Baterai Isi Ulang untuk Mainan Anak

menghemat listrik dengan baterai isi ulang

Membeli baterai isi ulang adalah cara mudah bagi Anda untuk menghemat energi  secara serius. Daripada Anda harus selalu membeli baterai baru, baterai isi ulang lebih hemat uang dan energi. Meskipun saat membeli baterai isi ulang di awal, Anda akan mengeluarkan uang yang lebih besar daripada ketika Anda membeli baterai yang sekali pakai. Namun baterai isi ulang standar dapat diisi ulang hingga 500 kali. Itu berarti bahwa kita bisa menghemat 500 kali tanpa perlu membeli baterai sekali pakai. Selain itu, baterai isi ulang tidak mengalami penurunan bertahap yang sama seperti baterai standar lainnya, sehingga kinerja keseluruhannya lebih baik.

  1. Matikan Video Game dan Main di Luar Rumah

menghemat listrik stop video game

Ketika anak-anak Anda menghabiskan berjam-jam di dalam rumah untuk bermain game konsol seperti PS4 dan Xbox One, tagihan energi Anda pasti akan melonjak tak terkira. Permainan konsol video adalah penyedot listrik terbesar. Selain biaya listrik yang bertambah, Anda juga melewatkan banyak waktu bersama anak-anak Anda. Maka sekarang juga ajak anak-anak untuk menghemat listrik dengan cara mudah lainnya, yaitu mematikan game konsol dan ajak mereka bermain di luar. Main petak umpet kah, gobak sodor kah, atau main bola. Main apa saja yang bisa membuat hubungan Anda dengan anak semakin baik. Dan pada waktu yang sama, tagihan listrik Anda tak lagi membengkak.

Baca juga: Lakukan 4 Langkah Sederhana Penghematan Energi Ini di Rumah!

  1. Gunakan Lampu LED

menghemat listrik dengan lampu LED

LED adalah alternatif pencahayaan yang sangat efisien, bahkan hampir seperti tidak menggunakan listrik sama sekali. Lampu-lampu ini menggunakan sekitar setengah listrik sebanyak lampu pijar, dan bahkan pengganti berbasis halogen. Hal ini  benar-benar membuat Anda melakukan penghematan yang sangat besar.

Pertimbangkan untuk membelikan anak-anak senter LED dan mainkan petak umpet, ceritakan kisah yang menakutkan, atau baca buku-buku favorit mereka. Membuat LED menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari Anda akan menjadikannya sebagai norma yang dapat diterima untuk anak-anak Anda dan tentunya menghemat sejumlah uang ke dalam saku Anda.

  1. Sentuh Hati Anak sejak Dini

menghemat listrik ajarkan anak

 

Kadang-kadang kunci untuk membiasakan anak untuk menghemat energi tidak terletak pada perubahan perilaku yang instan saat dewasa, melainkan membimbingnya dari usia yang sangat dini. Oleh karenanya daripada Anda berbuih-buih menceritakan teori menghemat listrik dan energi tanpa adanya contoh perilaku langsung, sebaiknya Anda saat ini juga mulai mengubah perilaku Anda. Ingatlah bahwa anak-anak merupakan perekam ulung. Children see, children do. Mereka hanya melakukan hal-hal yang mereka lihat. Maka, jika Anda ingin mengajarkan mereka tentang cara menghemat energi, mulai semuanya dari diri Anda sendiri.

Baca juga: Manfaat Konservasi Energi Dilihat dari Segi Lingkungan

Bagaimana mudahkan mengajarkan 5 hal di atas ke anak-anak? Yang terpenting semua itu membutuhkan konsistensi dari diri Anda. Selamat menghemat listrik bersama keluarga ya.

 

This Post Has One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top