skip to Main Content
082 328 333 439 solichan@unimus.ac.id
5 Langkah Lanjutan Mengajarkan Hemat Listrik Kepada Anak-anak

5 Langkah Lanjutan Mengajarkan Hemat Listrik kepada Anak-anak

Setelah Anda berhasil mengajarkan cara menghemat listrik kepada anak-anak dengan lima cara dasar yang telah kami bagikan beberapa waktu lalu. Kini saatnya Anda mengajarkan hemat listrik kepada anak-anak dengan lima langkah lanjutan berikut ini.

  1. Biarkan Pintu Terbuka

mengajarkan hemat listrik membuka pintu

Keluarga modern zaman sekarang biasanya memiliki tingkat privasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan keluarga kuno, apalagi mereka yang tinggal di perumahan. Biasanya keluarga modern seperti ini jarang sekali membiarkan pintu rumah mereka terbuka dalam waktu yang lama. Mereka lebih sering menghabiskan waktu untuk bersantai di rumah dengan pintu tertutup dan menyalakan AC sepanjang hari ini.

Jika Anda sedang berusaha mengajarkan anak-anak untuk menghemat listrik, Anda bisa memulai kebiasaan yang baru di dalam keluarga. Caranya mudah, biarkan pintu terbuka selama beberapa jam dalam sehari, misal di pagi atau sore hari. Biarkan angin alami dan sinar matahari masuk ke rumah sehingga aliran udara menjadi lebih segar. Jika Anda takut merasa kepanasan terkena sinar matahari, pasang kerai di depan rumah. Dengan membuka pintu terbuka, Anda akan menghemat banyak listrik karena tak perlu menyalakan kipas angin, AC dan lampu di dalam rumah.

Baca juga: 17 Cara Sederhana untuk Mencegah Polusi Udara di Rumah Anda

  1. Gunakan Kipas Angin

mengajarkan hemat listrik dengan kipas angin

Kipas adalah alternatif yang bagus untuk mendapat aliran udara yang sejuk. Sebagai ganti menurunkan suhu di dalam ruang, kipas angin mengedarkan udara dingin di sekitar mereka. Perbedaan ini membutuhkan lebih sedikit energi dan dapat membantu menurunkan tagihan listrik Anda sebanyak 40 persen. Satu-satunya kelemahan adalah banyak orang gagal memahami ini dan tetap membiarkan kipas menyala saat tidak ada satu pun orang di dalam ruangan.

Untuk mengurangi limbah ini, pastikan Anda menjelaskan kepada anak-anak Anda bahwa kipas angin hanya memiliki manfaat ketika seseorang ada di ruangan bersamanya. Jika mereka keluar dari kamar, pastikan untuk mematikan kipas angin.

  1. Batasi Penggunaan Gadget

mengajarkan hemat listrik kurangi gadget

Langkah lanjutan mengajarkan hemat listrik kepada anak-anak selanjutnya yaitu tentang penggunaan gadget. Membatasi waktu layar bagi anak Anda jelas bukanlah hal yang mudah, terutama di zaman sekarang ini, namun bukan berarti tidak bisa.  Anak-anak zaman now memang memiliki akses dan kebutuhan yang lebih besar pada teknologi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Tetapi saat mereka bermain game di tablet, menggunakan konsol mereka dan mengisi perangkat mereka yang lain, mereka menggunakan banyak energi listrik. Maka tetapkan batasan kapan mereka boleh menonton TV, bermain game dan menggunakan gadget. Selain menghemat energi, pembatasan ini juga baik untuk kesehatan mata dan jiwa mereka.

  1. Persingkat Waktu Mandi

mengajarkan hemat listrik waktu mandi

Jumlah air yang digunakan dalam satu kamar mandi dapat sedikit mengejutkan. Ternyata sebuah pancuran dapat mengalirkan air hingga lima galon per menit. Tidak hanya membuang air, jika anak Anda suka mandi dengan air hangat lewat pancuran, energi yang diperlukan untuk memanaskan air dan mempertahankan suhu juga bisa sangat besar dan bertambah. Maka ajarkan anak-anak untuk membatasi waktu mandi mereka. Serta ajarkan anak untuk berani mandi dengan air dingin. Selain menghemat energi, mandi air dingin juga lebih segar untuk tubuh.

Baca juga: Ajarkan 5 Cara Menghemat Listrik Berikut kepada Anak-anak!

  1. Jalan-jalan Bersama Keluarga

mengajarkan hemat listrik dengan jalan bersama keluarga

Kiat terakhir ini adalah cara yang bagus untuk meningkatkan bonding di dalam keluarga. Apa hubungan menghemat listrik dengan jalan-jalan bersama keluarga? Tentu saja ada! Ketika Anda keluar dari rumah dan menghabiskan waktu bersama keluarga, maka Anda mematikan lampu, mematikan TV, mematikan AC atau kipas angin yang tentunya berpengaruh pada tagihan listrik. Semakin sering Anda menghabiskan waktu di luar bersama keluarga, semakin banyak penghematan energi listrik di rumah.

Pergi ke luar bersama keluarga tidak harus harus beberapa kali seminggu, membutuhkan waktu lama, ataupun pergi ke tempat yang jauh. Jogging bersama keluarga di sekitar lingkungan, nongkrong asyik di taman perumahan atau sekedar duduk-duduk di teras rumah sambil ngeteh dan ngobrol bersama sudah cukup untuk meningkatkan bonding sekaligus mengurangi tagihan listrik.

Ternyata mengajarkan hemat listrik kepada anak tidak susah kan? Yang terpenting Anda punya kemauan dan konsistensi yang kuat. Siap menjadi agen perubahan mulai dari keluarga Anda?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top