skip to Main Content
082 328 333 439 solichan@unimus.ac.id
Konservasi Energi; Apa Dan Bagaimana Melakukannya?

Konservasi Energi; Apa dan Bagaimana Melakukannya?

Konservasi energi adalah keputusan dan praktik menggunakan lebih sedikit energi. Mematikan lampu ketika Anda meninggalkan ruangan, melepas charger HP atau kabel TV ketika tidak digunakan dan memillih berjalan daripada mengemudi mobil atau mengendarai motor adalah beberapa contoh konservasi energi. Dua alasan utama mengapa orang perlu menghemat energi yaitu; yang pertama tentunya untuk menghemat tagihan energi mereka dan yang kedua untuk mengurangi permintaan pada sumber daya alam bumi.

Menghemat energi secara konsisten mampu membantu planet ini dan bisa menghemat uang — jadi mengapa tidak banyak orang melakukan upaya untuk melakukannya? Bisa jadi karena mereka belum menyadari betapa mudahnya atau dampak apa yang dapat mereka buat terhadap lingkungan dengan menjalankan cara konservasi sederhana. Jika setiap orang di seluruh dunia melakukan setidaknya satu hal untuk menghemat energi, itu akan membuat Bumi menjadi tempat yang lebih bersih dengan lingkungan yang lebih sehat.

Di Amerika Serikat, sebuah perusahaan konsultan McKinsey telah menerbitkan sebuah laporan bahwasanya Amerika Serikat dapat menghemat hingga $ 1,2 triliun hingga 2020, hanya dengan berinvestasi pada perbaikan pelayanan publik seperti menyegel saluran bangunan bocor dan mengganti peralatan rumah tangga yang tidak efisien dengan model hemat energi yang baru. Investasi tersebut akan mampu memangkas penggunaan energi yang diproyeksikan di negara itu pada 2020 sekitar 23 persen. Bagaimana dengan Indonesia?

Konservasi Energi vs Efisiensi Energi: Apa bedanya?

Konservasi energi dan efisiensi energi mungkin saling terkait, tetapi mereka memiliki definisi yang berbeda di dunia energi. Konservasi energi melibatkan penggunaan lebih sedikit energi dengan menyesuaikan perilaku dan kebiasaan Anda. Efisiensi energi, di sisi lain, melibatkan penggunaan teknologi yang membutuhkan lebih sedikit energi untuk melakukan fungsi yang sama. Bola lampu hemat energi, peralatan rumah tangga berdaya listrik rendah, adalah contoh teknologi yang dapat menghemat energi.

Jika Anda penasaran seberapa besar penghematan energi yang telah Anda lakukan? Kini ada aplikasi Audit Energi Listrik yang bisa membantu Anda menghitung jumlah penghematan yang Anda lakukan. Aplikasi ini juga bisa memandu Anda untuk melakukan beberapa upaya penghematan berkelanjutan.

Jadi mengapa penting untuk melakukan langkah konservasi energi? Karena efisiensi energi mungkin menjadi beban bagi sebagian besar orang. Mengganti bola lampu biasa ke bola lampu yang lebih hemat energi atau membeli peralatan rumah tangga baru dengan daya listrik yang lebih rendah tentunya membutuhkan biaya di awal. Tidak semua orang berkenan melakukannya. Namun konservasi energi adalah sesuatu yang dapat Anda praktekkan segera, baik dengan biaya yang sedikit ataupun tanpa mengeluarkan biaya sedikit pun.

Cara Mudah Menghemat Energi

Saat Anda mendengar kata Konservasi Energi digaungkan, mungkin Anda sudah merasa bahasanya terlalu berat dan sangat susah dilaksanakan. Padahal sebenarnya ada beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan, seperti:

  1. Saat Anda sedang mencuci menggunakan mesin cuci, atur mesin cuci pakaian Anda ke pengaturan air hangat atau dingin, tidak panas
  2. Jika Anda memliliki pemanas di rumah Anda, sebaiknya matikan termostat pemanas air Anda.
  3. Bersihkan atau ganti filter udara seperti yang direkomendasikan
  4. Gunakan lebih sedikit air dengan memasang shower head dengan aliran rendah. Bagi yang masih menggunakan bak, ada baiknya mulai beralih menggunakan shower.
  5. Sebisa mungkin, berjalan, bersepeda, mobil, atau gunakan transportasi massal.

Tidak susah kan untuk melakukan konservasi energi? Jadi Anda mau ambil bagian dari program ini demi bumi yang lebih sehat dan nyaman ditinggali?

This Post Has One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top